Zero Trust untuk Integrasi: Tidak Ada Jaringan Aman
Model keamanan tradisional seperti benteng: kuat di perbatasan, percaya di dalam. Tapi penyerang yang menembus satu layanan lalu bebas bergerak. Zero trust membuang asumsi “di dalam aman”.
Verifikasi setiap panggilan
Setiap permintaan antar layanan diverifikasi: identitas (mTLS), otorisasi (scope minimum), dan konteks. Tidak ada layanan yang dipercaya hanya karena berada di VPC yang sama.
Prinsip least privilege
Layanan hanya boleh mengakses apa yang benar-benar ia butuhkan. Token dengan scope luas adalah risiko. Batasi per panggilan, audit secara berkala, dan cabut yang tidak terpakai.
Bukan proyek, melainkan pergeseran
Zero trust bukan sekadar memasang produk. Ia adalah pergeseran cara berpikir soal kepercayaan. Mulai dari layanan paling sensitif, lalu meluas. Tidak ada jaringan yang aman secara default.